Marketing Update

Shopee Food VS Hegemoni Go Food dan Grab Food

Spread the love

Digitalisasi menjadikan kita semakin mudah dalam melakukan banyak hal. Hampir semua aktivitas dan kebutuhan kita dapat terpenuhi hanya dengan genggaman tangan. Melalui smartphone dan internet, kita bisa mendapatkan informasi dengan sangat cepat, berbelanja, chatting, aktualisasi diri, bahkan mendapatkan uang. Hal ini membuktikan bahwa dunia digital dengan segala kemudahannya memiliki prospek yang cemerlang di masa mendatang karena dapat menggantikan aktivitas yang sebelumnya hanya dapat dilakukan dengan bertatap muka langsung.

Baca juga : 5 Peluang Usaha Menguntungkan di Bulan Ramadhan 2021

Dengan melalui smartphone, kita sekarang dapat berbelanja dengan sangat mudah. Hanya melalui sekali klik, barang pesanan akan segera diantar ke kediaman Anda. Anda hanya perlu menunggu di rumah sambal rebahan tanpa harus repot-repot kesana kemari. Bahkan untuk membeli makanan ataupun minuman, Anda bisa melakukannya lewat smartphone tanpa harus jalan kaki ke warung sebelah atau ke restoran terdekat. Belum lagi kalau pas rame dan Anda harus ngantri menunggu pesanan Anda sambil berdiri karena saking ramenya. Membayangkannya saja udah bikin males. Membeli makanan dan minumam melalui aplikasi pada smartphone memang sangat mudah. Anda hanya perlu memilih menu makanan kesukaan, lalu pesan, dan tinggal menunggu pesanan anda sampai ke rumah. Untuk pembayarannya, Anda bisa memilih untuk menggunakan uang tunai ataupun uang elektronik.

Baca Juga Peluang Usaha Terbaik Ramadan 2021 untuk Ibu-Ibu

Bagi kaum mageran yang malas ngantri, pasti sudah tidak asing dengan layanan pesan-antar makanan Go Food dan Grab Food. Beberapa tahun belakangan ini, Go Food dan Grab Food menjadi duo penyedia layanan pesan-antar makanan paling dikenal di Indonesia. Apalagi sejak musim pandemi dan adanya pembatasan sosial, semakin banyak orang menggunakan jasa layanan tersebut untuk membeli makanan. Walaupun tren Go Food dan Grab Food cukup fluktuatif, pada 5 tahun terakhir, dua penyedia layanan antar-pesan makanan tersebut mengalami kenaikan tren saat awal masa pandemi di Indonesia tahun 2019. Orang-orang lebih memilih untuk pesan-antar makanan daripada ke luar rumah dan berpotensi terpapat virus Covid-19.

Credit : IG Grab Food

Shopee Food Akan Merusak Hegemoni Go Food dan Grab Food

Go Food dan Grab Food memang masih menguasai pasar jasa layanan antar-pesan makanan di Indonesia. Tapi yang namanya pasar, pasti ada persaingan. Entah dari kompetitor maupun dari pendatang baru. Baru-baru ini, kabar datang dari salah satu E-commerce oranye yang sudah dikenal di Indonesia. Benar sekali, Shopee. Perusahaan E-commerce yang berpusat di Singapura ini menerapkan salah satu strategi pemasaran berupa diferensiasi produk. Memang Shopee telah menerapkan strategi tersebut dengan menyediakan layanan pembelian pulsa, tagihan, dan pembayaran-pembayaran lain yang sebelumnya hanya menjual produk-produk umum seperti fashion, elektronik, dan lain-lain Namun sekarang berbeda. Shopee dikabarkan akan menerapkan strategi baru dengan mengeluarkan Shopee Food. Shopee food akan menjadi pesaing baru di pasar jasa layanan antar-pesan makanan. GoFood dan GrabFood perlu mewaspadai adanya persaingan baru tersebut. Shopee Food sebenarnya telah beroprasi di Vietnam sejak pertengahan tahun 2020. Namun kabar ini baru ramai di Indonesia sejak awal tahun 2021. Sejak Januari 2021, tren Shopee Food berdasarkan mesin pencarian Google naik. Walaupun pada pekan kedua Februari mengalami penurunan, pada pekan berikutnya, tren Shopee Food meroket. Yang awalnya Shopee Food hanya mendapat angka 16 dari skala 0 – 100, naik menjadi 100 pada pekan kedua bulan Maret. Tren yang sangat membanggakan ini patut diperhitungkan mengingat aplikasi Shopee telah duluan terkenal di Indonesia dalam 1,5 tahun belakangan. Saham induk perusahaan Shopee, yakni SEA, juga telah IPO di bursa saham Amerika Serikat yang dikabarikan juga naik, shopee memiliki keunggulan yang luar biasa dibanding Grab dan Gojek, karena shopee dengan mudah mendapatkan suntikan dana untuk pengembangan bisnisnya daripada Grab dan Gojek harus mencari investor terlebih dahulu, disisi lain Gojek masih menyelesaikan upaya merger denganTokopedia, sedangkan Grab masih baru memulai  IPO (Initial Public Offering) di Amerika Serikat.

Baca juga Peluang Usaha Terbaik Ramadan 2021 untuk Remaja

Credit : IG Go Food

Go Food dan Grab Food harus waspada dengan datangnya persaingan baru Shopee Food , Shopee sangat ahli dalam mendapatkan konsumen. Diantara strategi yang digunakan adalah diskon, promo gratis ongkir, dan brand ambasador yang populer, seperti Blackpink, Cristiano Ronaldo, hingga Almarhum Didi Kempot digaetnya untuk menjadi endorser. Pola ini kemungkinan akan juga digunakan oleh Shopee Food. Entah strategi apa yang digunakan, pastinya dengan pasar yang telah ada dari pengguna Shopee dan modal besar, Shopee Food akan semakin mudah untuk berkembang dan bersaing di pasar layanan pesan-antar makanan. Kita sebagai konsumen hanya bisa menunggu sambil melihat strategi apa yang akan digunakan Go Food dan Grab Food untuk mempertahankan pasarnya dan Shopee Food sebagai pesaung baru, dan sepertinya tidak akan lepas dengan diskon ataupun promo-promo menarik lainnya

Penulis : Ahmad Fahri Azhar

Comment here