Strategi Bisnis

Strategi Bisnis Sektor Food And Beverage Pada Saat Pandemi Covid 19

Spread the love

Virus Corona atau COVID-19 mulai merebak di Indonesia sejak Februari 2020, menjadikannya pandemic yang hingga saat ini (April 2021) belum juga usai. Kejadian yang begitu tiba – tiba ini membuat banyak sektor perekonomian di Indonesia mengalami sedikit (atau bisa jadi banyak) guncangan. Salah satu sektor terdampak adalah sektor makanan dan minuman. Industri makanan ataupun minuman menjadi salah satu sektor yang tetap dapat konsisten menopang pertumbuhan ekonomi nasional selama 2020. Tetapi hal tersebut bukan berarti tidak ada permasalahan yang muncul. Adapun masalah yang muncul pada sektor makanan dan minuman selama pandemi di Indonesia adalah terdapat beberapa industri makanan dan minuman yang melakukan pengurangan karyawan atau bahkan melakukan PHK. Masalah berikutnya yang muncul adalah terjadinya penurunan pendapatan pada beberapa manufaktur disektor makanan dan minuman. Tetapi tak hanya sampai disitu saja. Masalah berikutnya tidak hanya untuk manufaktur saja, tetapi juga untuk pedagang makanan dan minuman atau retail – retail makanan seperti KFC, McDonals, dan sejenisnya. Untuk itu para manajer haruslah menemukan strategi yang dapat tepat sasaran agar sektor makanan dan minuman di Indonesia dapat beranjak stabil dan segera mengalami peningkatan.

Ada beberapa strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan laju pertumbuhan pada sektor makanan dan minuman selama masa pandemi ini. Yang pertama bisa dilakukan adalah dengan membuat website atau blog untuk menampung informasi mengenai produk makanan atau minuman yang ditawarkan. Website atau blog yang dibuat ini setidaknya memiliki fungsi sebagai display atau etalase yang memajang produk – produk yang dijual. Situasi pandemi yang tidak memungkinan untuk masyarakat keluar tanpa adanya alasan yang tepat dan jelas mungkin bisa menjadi pertimbangan dibuatnya website atau blog ini, karena saat ini setidaknya orang akan mencari terlebih dahulu di internet mengenai barang atau produk yang akan dibeli. Kita buat permisalan produk makanan cepat saji, seperti makanan beku. Orang akan mencari informasi melalui internet dengan mengetik pada papan pencarian (missal) “nugget XX”, jika website yang kita miliki memiliki informasi mengenai produk tersebut, orang pasti akan mengunjungi website kita. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah kita tidak bisa hanya berfokus pada banyaknya orang atau akun yang mengunjungi website kita, tetapi website yang kita miliki harus bisa menjadi website yang baik dimana jika website kita tergolong website yang baik maka pembeli akan menganggap kita pebisnis yang professional.

Strategi kedua yang dapat digunakan adalah melakukan promosi lewat sosial media. Saat ini banyak sekali sosial media yang bisa dijadikan tempat untuk berjualan, sebut saja seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, atau bahkan Twitter.

Strategi Pemasaran Terbaik Melalui Instagram

Memasarkan produk lewat media sosial tergolong murah karena kita tidak perlu menyewa tempat untuk membuat etalase produk. Memasarkan produk lewat sosial media seperti sudah menjadi sebuah kewajiban untuk pebisnis dari sektor manapun, tak terkecuali sektor makanan dan minuman. Dengan sosial media ini pula, kita sebagai pebisnis dapat lebih mudah menjangkau pembeli dan berinteraksi langsung dengan pembeli melalui media chat. Untuk dapat menarik penuh minat pembeli, kuncinya adalah jangan malas mempromosikan produk yang dijual. Apalagi untuk produk makanan dan minuman yang basicnya home made, lebih baik dilakukan sistem open pre-order untuk meminimalisir terjadinya basi. Dengan dilakukan sistem open pre-order, pesanan yang masuk jadi lebih terorganisir dan dapat dikirim dalam waktu yang bersamaan supaya kita tidak perlu membuat produk makanan atau minuman tersebut setiap hari atau bisa dikatakan hemat tenaga juga.

Strategi ketiga yang bisa dilakukan untuk sektor makanan dan minuman adalah dengan mengadakan promo pada hari – hari tertentu. Mengadakan promo seperti ini bisa tergolong efektif, karena biasanya orang akan malas memasak pada hari berkumpulnya keluarga, lebih memilih untuk memesan secara online apalagi saat pandemi sekarang ini. Promo yang diberlakukan bisa promo buy 1 get 1 atau mungkin bisa juga dengan promo potongan harga untuk tiap produknya atau bisa juga promo potongan harga tetapi untuk jumlah pembelian tertentu, misalnya membeli produk makanan atau minuman apapun pada toko kita senilai Rp100.000 akan mendapat potongan harga senilai 10% dan berlaku kelipatan. Tentu promo ini menggiurkan bagi pembeli, apalagi jika yang melakukan promo ini retail – retail besar seperti retail makanan cepat saji atau kedai kopi terkenal.

Strategi keempat adalah strategi yang sedang ‘naik daun’, tidak lain dan tidak bukan adalah bekerja sama dengan layanan pesan antar seperti GOFOOD atau GRABFOOD. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini layanan pesan antar menjadi idola bagi orang – orang untuk memesan produk makanan ataupun minuman, apalagi dengan banyaknya potongan harga yang ditawarkan, malah makin membuat orang – orang malas keluar rumah selama masa pandemi ini. Selain itu, retail makanan cepat saji juga pasti sudah punya layanan pesan antarnya sendiri, tetapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan retail makanan cepat saji juga menggunakan jasa GOFOOD atau GRABFOOD karena alasan potongan harga yang disebutkan sebelumnya, pasti membuat banyak orang tertarik. Semakin banyak orang yang tertarik, diharapkan semakin bagus pula pendapatan yang didapatkan.

Shopee Food VS Hegemoni Go Food dan Grab Food

Perlu diingat bahwa membuat orang tertarik saja belum cukup untuk bisa meyakinkan calon pembeli untuk membeli, maka dari itu pebisnis harus bisa menemukan bagaimana cara supaya calon pembeli bisa menjadi pembeli dan royal. Tetapi menurut saya pribadi, 75% orang akan tertarik dengan promo potongan harga pada layanan pesan antar seperti GOFOOD atau GRABFOOD (apalagi jika bisa mendapatkan cashback).

Strategi kelima yang bisa dipakai adalah dengan melakukan endorsement dari selebgram atau seleb sosial media. Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak sekali pengguna gadget –sebut saja netizen—yang lebih percaya pada public figure seperti seleb sosial media baik di Instagram atau yang paling terbaru digandrungi muda – mudi adalah tiktok. Endorsement biasanya dilakukan dengan cara me­­-review produk yang dikirimkan pada seleb tersebut.

Apa Sih Jenis Endorser Dan Nama Merk Yang Disukai Oleh Konsumen ? (Bagian 1)

Untuk produk makanan atau minuman lebih mudah dilakukan, tetapi saran saya lakukan kesepakatan terlebih dahulu dengan seleb yang bersangkutan. Semisal berikan review jujur tanpa adanya paksaan untuk bilang produk tersebut enak atau kita bisa mengirim sampel terlebih dahulu kepada seleb bersangkutan, lalu bila seleb tersebut bersedia maka baru kita kirimkan produk untuk di-review. Strategi ini bisa dilakukan oleh pebisnis dari skala manapun, baik perusahaan makanan sampai kedai kopi bun bisa melakukannya. Cara ini menurut saya menjadi cara ‘paling ampuh’ untuk menarik minat pembeli dikala pandemi ini apalagi jika produk makanan atau minumannya berlabel ‘sehat’ dan ‘higienis’.

Nah sebagai kesimpulan dari berbagai macam strategi yang sudah saya jelaskan, pebisnis bisa melakukan berbagai cara dengan mengandalkan internet dan media sosial karena saat ini dunia sudah ada digenggaman tiap orang. Tidak sulit untuk mencari apa yang diinginkan untuk dimakan hari ini, besok, ataupun lusa. Mencari produk makanan dan minuman berkualitas pun dapat dilakukan diinternet. Mengecek produk mana yang bagus, mengecek kandungan makanan dan minuman mana yang baik juga bisa dilakukan lewat internet. Melalui website atau blog, media sosial, endorsement, layanan pesan antar, ataupun promo, pebisnis bisa mendapatkan kepercayaan pembeli sekaligus dapat meraup untung yang besar jika dilakukan dengan benar dan tentunya tidak memanipulasi fakta produk yang ditawarkan. Hal terpenting yang harus dilakukan terlebih dahulu oleh pebisnis adalah melihat peluang pada pasar, memungkinkan atau tidak melakukan strategi – strategi tersebut. Jika memungkinkan, maka pebisnis bisa melanjutkan strategi tersebut sambal terus mengawasi pasar.

 

Sumber :

Sabrina Nur Aini

freepik 

Comment here