Strategi BisnisStrategi Pemasaran

Strategi Pemasaran Sektor Properti Saat Pandemi

https://www.freepik.com/free-photo/real-estate-broker-agent-presenting-consult-customer-decision-making-sign-insurance-form-agreement_5218050.htm#query=property&position=2
Spread the love

Dengan adanya Virus Corona atau COVID-19 yang mulai memasuki Indonesia sejak Maret 2020 hingga saat ini April 2021, memberikan dampak ke semua bidang, khususnya perekonomian. Pandemi yang terjadi ini membuat perekonomian di Indonesia lesu, tak terkecuali pada sektor property. Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintahan Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti; social distancing, Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSPB), dan lainnya, membuat sebagian besar masyarakat Indonesia maupun para investor menunda melakukan pembelian property. Melakukan pembelian property pada kondisi seperti ini dapat menimbulkan kerugian karena pergerakan masyarakat sedang dibatasi. Kondisi tersebut tentunya menjadi tantangan yang sangat berat. Agar penjualan poperty tetap berjalan pada masa pandemi, maka diperlukn strategi pemasaran yang bisa diterapkan.

Strategi pertama ialah membuat aplikasi atau web untuk memudahkan pembeli melihat properti-properti yang ada dan berkomunikasi secara online dengan penjual. Pada saat ini, teknologi yang semakin tumbuh, dunia digital dan internet yang semakin maju, tentu saja membuat hampir semua orang mempunyai handphone sebagai salah satu alat untuk mengaksesnya. Hal tersebut dapat dimanfaatkan dengan menciptakan aplikasi atau web yang berisikan penawaran-penawaran maupun informasi mengenai property. Aplikasi atau web yang dibuat juga harus memberikan tampilan yang menarik dan penggunaan yang mudah agar pembeli tidak kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi atau web tersebut. Penggunaan aplikasi atau web ini juga dapat menjadi salah satu alternative untuk menggantikan pemasaran property melalui brosur.

Photo by Tierra Mallorca on Unsplash

Strategi Pemasaran Terbaik Melalui Instagram

Strategi kedua ialah mengadakan webinar dengan tema yang menarik melalui zoom meeting atau platform digital lainnya. Dibatasinya pergerakan masyarakat di masa pandemic ini, membuat pembeli sulit untuk bertemu dengan penjual maupun melihat property secara langsung (offline). Hal tersebut dapat menyebabkan pembeli menjadi ragu. Maka dengan diadakannya webinar dengan tema tertentu, penjual dapat melalukan tatap muka secara online dengan konsumen. Penjual pun dapat memasarkan property yang tersedia dan berinteraksi dengan pembeli secara langsung. Penjual dengan mudah menjelaskan informasi mengenai property yang ada. Penjual juga dapat meyakinkan pembeli agar tidak ragu dan segera melakukan pembelian dengan penawaran yang eksklusif. Hal tersebut dapat dijadikan strategi pemasaran yang baru.

Strategi ketiga ialah dengan memanfaatkaan SEO atau Ads Google. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian aktivitas kini terhubung dengan internet apalagi di masa pandemic ini banyak orang yang menggunakan internet untuk mengusir rasa bosannya. Untuk mengiklankan property di masa pandemic ini, Google Ads dan SEO (Search Engine Optimization) dapat dijadikan pilihan dalam memasarkan property. Penjual juga diharapkan menggunakan kata kunci atau keyword yang sedang tren pada saat ini agar iklan property dapat muncul secara maksimal. Hal tersebut sudah diatur secara otomatis oleh system yang ada. Meskipun Ads Google berbayar, namun cara tersebut juga ampuh dalam mengiklankan property karena iklan akan sering muncul pada halaman web google sehingga banyak orang yang melihat iklan tersebut.

Strategi Pemasaran Cafee Menghadapi Pandemi Covid-19

Strategi keempat ialah dengan gimmick seperti pemberian diskon, hadiah, ataupun bonus serta kemudahan dalam melakukan pembayaran di masa pandemic ini. Biasanya, penggunaaan kata ‘diskon, hadiah, dan bonus’ dapat  menarik pembeli dengan mudah. Hal tersebut dapat dijadikan strategi agar pembeli melirik penawaran property yang telah disediakan. Kemudian, permasalahan yang dihadapi saat ini mengenai cara membayar karena perekonomian yang menurun. Sering terjadi pula negosiasi harga yang cukup menyulitkan dalam proses pembelian. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengimbau kepada perbankan maupun pemberi kredit untuk melakukan
reklasasi kredit di masa pandemi ini. Maka, agen property dapat mempermudah pembeli dalam melakukan pembayaran dengan menerapkan cicilan jangka panjang.

Sumber : Freepik

Strategi kelima ialah dengan meluncurkan property yang sesuai dengan kondisi saat ini. Dengan mengusung tema milenial, smart home menjadi daya tarik tersendiri bagi peminat khususnya kaum muda. Konsep rumah yang bertema kan smart home ini menerapkan teknologi yang canggih seperti teknologi sentuh. Contohnya seperti pengunaan kunci rumah yang memakai pengenal wajah atau face recognition dan penggunaan suara untuk mengatur rumahnya dalam menyalakan atau mematikan benda (lampu, telivisi,dan lain-lain). Konsep smart home ini juga sangat berguna di masa pandemic karena meminimalisir menyentuh benda-benda yang bisa saja terdapat bakteri. Konsep ini dirasa dapat mendongkrak sector property, meskipun harga yang ditawarkan cukup tinggi, namun konsep ini juga dapat mengundang lirikan para pembeli.

Strategi Bisnis Abdurrahman bin Auf

Penjualan property di masa pandemi ini memang memerlukan strategi-strategi khusus agar penjualan tetap berlangsung dan bertahan. Strategi yang dibutuhkan antara lain; membuat aplikasi atau web untuk memudahkan pembeli melihat properti-properti yang ada dan berkomunikasi secara online dengan penjual, mengadakan webinar dengan tema yang menarik melalui zoom meeting atau platform digital lainnya, memanfaatkaan SEO atau Ads Google, dengan gimmick seperti pemberian diskon, hadiah, ataupun bonus serta kemudahan dalam melakukan pembayaran di masa pandemi ini, dan dengan meluncurkan property yang sesuai dengan kondisi saat ini. Strategi- strategi tersebut sangat cocok diterapkan dalam memasarkan property saat berlangsungnya pandemic seperti ini karena sesuai dengan keadaan dan tidak melanggar kebijakan pemerintah.

Author : Salma Qonita

Comment here